Ma'idah Rahman

Rabu, 31 Desember 1969 18:00:00 - oleh : admin

Bulan Ramadhan bagi orang Mesir, memang banyak berbeda dari bulan-bulan yang lain. Entah kenapa kok kayaknya orang Mesir jadi tambah baik-baik begitu deh :D. Mungkin bukan tambah baik seh, tapi mungkin kebetulan aja, sebelum bulan ramadhan kita sering bertemu dengan ammu-ammu yang suka usil.

Nah, diantara ciri khas bulan Ramadhan adanya "Maidah Rahman", atau mungkin bisa dibilang Jamuan Ramadhan. Yaitu sajian untuk berbuka puasa, yang disediakan oleh para Muhsinin, bukan pak Kaji Muhsin lho... yah orang baik gitu deh. Biaya dari pengadaan Maidah Rahman ini ada yang ditanggung perorangan atau keluarga ada juga yang ditanggung bersama.

Mulai dari yang pengusaha, DPR, seniman dan bahkan kalangan artispun berlomba-lomba dalam mengadakan jamuan selama bulan Ramadhan. Diantara artis yang ngadain ikut andil tahun Ruby (http://www.rubymania.com) seorang artis cewek Mesir yang mengadakan Maidah dikediamannya. Kapan-kapan buka puasa disana ah.. :D

Jadi dibulan yang penuh barokah ini, kita tidak perlu takut soal buka puasa kalau kita jalan -jalan, soalnya ditiap-tiap masjid pasti mungkin bisa dipastikan di sana ada Maidah. Di Kairo jumlah, Bukan hanya di Masjid, di samping rumah orang yang bisa dibilang sukses dalah hal perekonomian juga mengadakan Maidah.

Kita-kita orang asing yang sedang belajar di sini mendapat keistimewaan dan penghormatan yang bisa dibilang lebih dari orang lain. Biasanya kalau sistemnya take away, kalau lagi tobur alias antri, kita punya tempat antrian khusus yang tentunya sangat sedikit. Dan selain itu, kadang dari segi menu yang diberikan ada tambahan khusus yang itu tidak diberikan kepada orang Mesir.

Kalau sistemnya langsung makan di tempat, biasanya kita disediakan tempat khusus yang lain dengan orang Mesir, dan tentunya dengan jatah khusus pula.

Lumayan selama bulan ramadhan kita-kita bisa menghemat pengeluaran. Karena selain untuk berbuka sudah banyak yang menyediakan. Kadang-kadang kita juga suka kedatangan rejeki yang tidak dikira-kira di bulan ini. Kadang ada yang tiba-tiba ketok pintu rumah dan ngasih sembako atau duit. Atau kita sedang jalan tau-tau ada mobil berhenti dan langsung ngeluarin uang pond.

Para Muhsinin berlomba-lomba untuk mendapatkan tamu Ma'idah. Selama bulan Ramadhan, bisa dibilang tidak ada orang kelaparan di Mesir. Karena kebutuhan pokok sudah ada yang menyediakan terutama untuk berbuka puasa. Bahkan karena banyaknya penyedia Maidah ada juga mereka yang mengambil di dua tempat, sekalian persiapan untuk makan sahur. Saya aja kadang begitu hehehe, selain penghematan juga males masaknya hehehe.

Kehidupan perekonomian orang mesir mungkin bisa dibilang paling rendah, jika dibandingkan dengan negara-negara Arab lainnya, apalagi dibanding negara-negara teluk bos minyak itu. Selain gaji yang kecil, disini juga banyak sekali pangangguran (saingan sama indonesia :D). Ramadhan datang membawa berkah dengan Maidah Rahman

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Catatan" Lainnya

© 2008 KoyanK | Powered By AuraCMS | Design by GarduHost