 | |  |
Selamat Tinggal IMF
Rabu, 31 Desember 1969 18:00:00 - oleh : admin
Bangkitlah bangsaku, tunjukkan bahwa kamu juga punya harga diri. Bahwa kamu juga punya cita-cita. Janganlah kau mau diperbudak terus oleh bangsa lain. Segera hilangkan label-label buruk yang selama ini kerap melekat; negara terkorup, negara dengan mutu pendidikan terendah, dengan dengan sumber daya manusia yang lemah... negara.. negara.. negara....
Apakah kamu tidak bosan terus-terusan dibilang negara berkembang. Ya.. negara berkembang, yang ada hanyalah kembang, tapi buah tidak pernah keluar. Negara berkembang, yang kerjanya hanya berkembang dan berkembang dan tidak kunjung maju. Indonesiaku, cepat tanggalkan cap itu dari pundakmu. Di dunia ini tidak ada yang namanya negara jalan di tempat, apalagi negara mundur. Yang ada hanyalah negara berkembang seperti Indonesia. Oh ia, jangan juga mau disebut terus-terusan sebagai negara ketiga. Karena di dunia ini tidak ada dunia pertama dan kedua. Yang ada hanyalah dunia ketiga, lagi-lagi seperti Indonesia. Bahkan dunia keempat dan kelimapun tidak ada. Entah kenapa angka tiga kok bisa jadi sial begini! Indonesiaku, putra-putrimu banyak yang pintar, tapi sayang mereka terdampar dan terabaikan. SoK MaNtAf kirim ke teman | versi cetak
Berita "Catatan" Lainnya Loading...
|
 | |  |