Saat ini kita telah memasuki tahun baru... ya tahun 2007 Masehi dan 1428 Hijriah. Tahun baru masehi, yang hitungannya berdasarkan perputaran bumi mengelilingi matahari, dirayakan oleh orang sedunia dengan meriah. Dengan menghabiskan waktu menunggu hitungan detik terakhir pergantian tahun. Biasanya setelah itu tahun baru disambut dengan tiupan terompet, dan dijalan-jalan, suara klakson juga menyambut datangnya tahun baru. Yah intinya di isi dengan happy2 lah...
Sedangkan tahun baru Islam, tahun baru Hijriah, yang perhitungannya berdasarkan perputaran bulan mengelilingi bumi, dirayakan lebih sederhana dan diisi dengan nuansa keagamman.
Mengapa tahun-tahun itu senantiasa dihitung yah!!! Di peringati dengan meriah, dan menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Padahal pergantian tahun itu tidak pernah merubah apa-apa dari kehidupan manusia. Musibah tidak pernah bosan untuk memberi Indonesia bencana demi bencana. Yang miskin, tetap miskin dan bahkan semakin terjepit ditengah ganasnya pengaruh kapitalisme dunia. Yang suka korupsi, tidak tobat, dan mungkin dengan tahun baru menemukan lahan baru untuk dikorupsi, atau punya ide baru bagaimana cara korupsi yang aman. de el el....
Tidak ada yang berubah di tahun baru, kecuali hitungan-hitungan tahun itu. Kalau mau mengadakan perubahan, jangan pernah menunggu hari baru, minggu baru, bulan baru atau tahun baru, mulailah sekarang juga... detik ini :D hehehe
kirim ke teman | versi cetak