![]() | ![]() | |
Menaikkan Harga Versi Orang Mesir
Rabu, 31 Desember 1969 18:00:00 - oleh : koyank
"Turunkan Harga!!".... begitulah bunyi teriakan para demonstran yang akhir-akhir ini sedang marak di Indonesia. Sejak roformasi bergulir, setiap orang bebas untuk mengutarakan pendapatnya. Baik itu pendapat yang keluar dari hati melalui proses berpikir sehat, ataupun pendapat yang keluar dari nafsu yang juga melalui proses berpikir :D Nah, untuk orang-orang yang mempunyai kuasa dalam hal kebijakan, bisa dicontoh orang Mesir bagaimana proses menaikkan harga. Di sini saya mengambil contoh dari kasus angkutan kendaraan. Pertama, versi pemerintah. Di Mesir, banyak sekali sektor yang mendapatkan subsidi pemerintah, mulai dari BBM dan bahkan untuk urusan makan. Bayangkan saja, ketika harga bensin di Indonesia melonjak, di Mesir tenang-tenang saja, harga bensin sampai saat ini masih LE 1,5 (sekitar Rp 2500). Nah kembali ke permasalahan awal. Demikian trik pemerintahan mesir menaikkan harga angkutan. Awalnya Mesir mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah pada Word Cup tahun 2010. Untuk mempersiapkan hal itu, Mesir mengeluarkan bus model baru untuk angkutan umum, biar kelihatan lebih keren :D. Meskipun nomer-nomer tujuan bus baru ini sama dengan seniornya, tapi dia menetapkan tarif khusus, yang tentu lebih mahal dari model lama. Ketika Mesir tidak lolos dalam pemilihan tuan rumah Word Cup, bus model baru ini tetap beroprasi. Karena nomer tujuan yang digunakan sama dengan bus lama, akhirnya bus lamapun tidak mau ketinggalan dalam hal tarif, akhirnya harga bus lama juga sama dengan bus baru. Nah itu tips pertama menaikkan harga. Nggak terlalu kentara gitu loh. Saat ini dengan trik yang kurang lebih sama, pemerintahan Mesir, mulai membuat ancang-ancang untuk menaikkan harga. Perusahaan angkutan umum swasta mulai bermunculan, dengan tarif dua kali lipat dari tarif angkutan umum pemerintah. Sedangkan jumlah armada angkutan umum milik pemerintah mulai dikurangi. Saat ini orang Mesir sudah mulai terbiasa membayar dua kali lipat dari biasanya. Yah... tunggu tanggal mainnya lah, akhirnya bus angkutan umum milik pemerintah hengkan dari Mesir, atau tarifnya naik lagi. Kedua, versi angkutan swasta, yang dikelola oleh perorangan dengan izin pemerintah. Setiap kenaikan harga, itu harus seizin pemerintah, jadi mereka tidak bisa semena-mena menetapkan harga. Tapi, yah... namanya aturan itu pasti ada lowongnya. "Berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian" lho!! gak nyambung yah :D. Angkutan jenis ini biasa dikenal oleh teman-teman di sini dengan sebutan "Tranco" atau menurut istilah orang Mesir "Micro Bas". Karena tidak bisa sembarangan menentukan harga, akhirnya meraka memilih trik lain, yaitu potong jarak. Sebelumnya, dari Hay 10 (10th District) untuk pergi ke daerah Ramses, banyak sekali Tramco yang langsung, istilahnya "Ala Tuul". :D. Tapi akhir-akhir ini, kita sudah mulai kesulitan, cari yang langsung ke Ramses. Untuk pergi ke Ramses, kadang kita harus ke Hay 7 dulu, baru kita akan menemukan banyak angkutan Tramco ke sana. Pada awal diberlakukannya trik ini, banyak para penumpang yang komplen. Tapi sekarang kayaknya sudah menjadi hal yang biasa, terbiasiasa. Nah, yang masih fres neh, akhir-akhir ini mulai di terapkan trik yang sama persis untuk menaikkan harga. Saat ini sudah jarang sekalli Tramco yang langsung menuju ke Ramses. Biasanya harus ke Tranco berhenti di daerah Damardasy, baru kemudian bisa ke Ramses. Karena Daramardasy itu bukan Mahattah Akhir (terminal) seperti halnya di Hay 7, hanya sekedar halte biasa, maka pihak Murur (Polisi Lalulintas) ada yang melarang. Tapi hal ini tidak menjadi soal bagi orang Mesir yang terkenal bandel dan keras kepala. Jadi tinggal tunggu tanggal mainnya saja, untuk ke Ramses, dari Hay 10 harus ganti kendaraan 3 kali hehe... Jadi bagi para pemegang kebijakan di Indonsia, begini cara menaikkan harga. Jangan main langsung-langsung begitu. Biar tidak kaget. :D. Eh pak.. ini just kidding lho... harga-harga jangan dinaikkan. :D pls....
Berita "Celetukan" Lainnya | ||
![]() | ![]() | |
Visitors :39978 Org
Hits : 115638 hits
Month : 390 Users



